Bukit Kacapi, tempat berenang terbaik di Tasikmalaya

  • Share

Bukit Kacapi merupakan kawasan wisata yang terletak di Tasikmalaya tepatnya di kecamatan Cigalontang yang berada di area terbuka. Dengan menampilkan situs lanskap wisata, area kebun teh dan kolam renang yang luas.

Bukit Kacapi tidak hanya terkenal dengan pemandangannya yang indah, tetapi juga salah satu hal yang paling terkenal, kolam renang yang terletak tinggi dan di tengah kebun teh.

Karena inilah salah satu daya tarik yang menggugah rasa penasaran para wisatawan terhadap tempat wisata di Bukit Kacapi ini, yang menjadikannya sebagai tempat wisata Tasik yang asri dan asri yang bisa mendamaikan ruh dari kebisingan kota.

Daya tarik utama Bukit Kacapi
Daya tarik utama Bukit Kacapi. Google Maps. Sumber: Bwana Rolla

Bukit Kacapi merupakan pilihan wisata yang sangat cocok bagi anda yang menyukai hal-hal yang berbau alam, dan bisa menjadi pilihan untuk mencari tempat yang tidak bisa di Instagram di Tasikmalaya.

Jangan lupa, sambil menikmati kesejukan alam, Anda bisa menikmati makanan dan minuman hangat yang mudah ditemukan di sekitar tempat wisata dengan harga yang sangat terjangkau.

Dan bagi pengunjung yang ingin berlibur jangan lupa untuk menerapkan protokol kesehatan ya karena pengelola juga memastikan pengunjung menjalankan prosedur kesehatan, serta menentukan jumlah kunjungan dan jam kerja.

Daftar Isi :

Lokasi dan alamat Bukit Kacapi

Situs Bukit Kacapi terletak di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Cara menuju Bukit Kacapi sangat mudah, karena dapat diakses menggunakan kendaraan roda dua, maupun kendaraan roda empat. Namun disarankan untuk menggunakan roda dua karena kondisi jalan yang cukup menikung dan tidak begitu baik.

Jalan menuju Bukit Kekapi dapat dilintasi dua alternatif jalan, yang pertama melalui Persimpangan Citingik Te, Desa Silao, Kabupaten Garut dengan jarak 4,5 km. Kemudian jalur kedua dapat ditempuh melalui Jalur Gunung Cikuray Kabupaten Garut dengan jarak tempuh lebih jauh sekitar 6 km.

Jarak dari Bukit Kacapi dari arah Terminal Singaparna sangat dekat, yaitu sekitar 27 km dengan perkiraan waktu sekitar 1 jam dengan mobil. Karena lokasi wisata Bukit Kacapi ini berada di perbatasan dengan Kabupaten Garut.

Kebun teh yang indah
Kebun teh yang indah. Google Maps. Sumber: Ramadhan 2018

Harga tiket masuk bukit kacapi

  • Tiket masuk Bukit Kacapi Rp. 7000 per orang.
  • Sedangkan untuk biaya parkir sepeda motor sebesar Rp. 3000 rupiah per mobil. 5000,-

Jam kerja Bukit Kakapi

  • Jam buka Wisata Bukit Kacapi buka setiap hari.
  • Bekerja dari pukul 08.00 – 15.00 WIB.
Fasilitas di Kacapi
Fasilitas di Bukit Kacapi. Google Maps. Sumber: Kata telah tumbuh

Fasilitas Bukit Kacapi

Fasilitas wisata di Bukit Kacapi adalah sebagai berikut:

  • Area parkir,
  • toilet,
  • Masjid,
  • kios di kawasan wisata,
  • gazebo
  • Kolam renang.

Tempat Wisata di Bukit Kacapi Tasikmalaya

1. Kolam renang

Kolam renang di Kacapi
Kolam renang di Bukit Kacapi. Google Maps. Sumber: sayang Rizal

Keunikan dari wisata Bukit Kacapi ini adalah pada kolamnya yang berada di ketinggian yang dikelilingi perbukitan, tentunya wisata seperti ini sangat sedikit.

Di sini ada kolam besar dengan kedalaman sekitar 1,5 meter dan ada juga kolam yang lebih kecil yang dangkal dan dilengkapi dengan dua perosotan dan pengunjung dapat menggunakan ban karet tanpa harus membayar sewa.

Airnya sangat jernih dan tidak berbau kaporit seperti kolam renang pada umumnya, airnya juga dingin apalagi ditambah dengan alam di sekitarnya yang menambah suasana liburan menjadi menyenangkan.

Di sekitar kolam dilengkapi dengan seluncuran air yang membuat berenang semakin seru. Meski hawa dingin terkadang mulai mendera.

Berenang di keindahan alam
Berenang di antara keindahan alam. Google Maps. Sumber: Kebijaksanaan Abdul-Jani

2. Gazebo / Lagu

Di wisata ini terdapat gubuk atau gazebo serbaguna yang bisa digunakan untuk pengunjung yang ingin bersantai dan menikmati pemandangan atau bisa juga digunakan untuk bersantap atau makan siang.

Balkon ini terbuat dari kayu sedangkan atapnya terbuat dari ilalang, yang membuat balkon ini terlihat sangat artistik dan memiliki konsep yang selaras dengan alam. Sehingga membuat pengunjung sangat nyaman berada di gazebo/sawung.

Tentunya sangat nyaman bagi pengunjung untuk beristirahat, bahkan untuk berfoto selfie karena bisa dijadikan tempat selfie dengan kolam renang dan perkebunan teh sebagai background instagram yang mudah.

3. Tempat foto populer

Berfoto di antara kebun teh
Berfoto di antara kebun teh. Google Maps. Sumber: Hendry Boye

Di Bukit Kacapi Tasikmalaya Anda dapat melihat lokasi foto bingkai hati di area kolam renang, di mana Anda dapat berfoto dengan latar belakang pertanian dan perbukitan yang indah.

Ada juga banyak tempat pemotretan lainnya, seperti tempat tidur gantung atau ayunan tali, di antara dua pohon. Anda bisa menggunakan hammock secara gratis tanpa harus membayar sewa.

Anda bisa bersantai sambil berbaring di atas hammock atau ayunan, dengan posisi hammock yang langsung menghadap ke area perbukitan hijau nan asri yang tentunya jika berfoto selfie bisa menghasilkan foto yang sangat keren dan kekinian.

Selain itu, ada juga replika perahu yang terbuat dari kayu, satu di area kolam dan satu lagi di atas bukit.

Tips Perjalanan

Simak beberapa tips wisata berikut saat ingin mengunjungi Bukit Kacapi Tasikmalaya:

  • Pastikan cuaca cerah, tidak mendung, apalagi hujan.
  • Kondisi mobil Anda juga harus dalam kondisi baik, agar semua jalan tetap mulus.
  • Gunakan sepatu yang nyaman dan tidak licin.
  • Jika ingin mencoba berenang di ketinggian dengan area keindahan alam yang luas, ganti baju dan perlengkapan lainnya.
  • Waktu terbaik untuk mengunjungi Bukit Kacapi adalah pada pagi dan sore hari, saat cuaca cerah.

Menutup

Bukit Kacapi ini bisa menjadi pilihan tempat wisata alam Tasikmalaya, terutama bagi anda yang berada di perbatasan antara Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut.

Ternyata selain keberadaan Bukit Panyangrayan dengan “negeri di atas awan”, Tasik juga memiliki Bukit Kacapi dengan “kolam di atas bukit”.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *