Bingung bagaimana cara menegosiasikan gaji saat wawancara? Tips ini bisa Anda gunakan!

  • Share
Temukan dan pilih kisaran gaji

Anda perlu melakukan riset tentang kisaran gaji apa yang bisa Anda dapatkan jika Anda bekerja untuk perusahaan tersebut. Pelajari tentang UMR regional dan gaji untuk jenis pekerjaan yang sama. Kemudian, Anda akan memiliki gambaran tentang jumlah gaji dan memiliki kisaran yang dapat Anda tanyakan untuk menjawab pertanyaan dari Departemen Sumber Daya Manusia.

Sesuaikan dengan kemampuan

Setelah itu, Anda harus bisa menyesuaikan gaji sesuai dengan kemampuan Anda. Pikirkan kembali, apakah kemampuan yang Anda miliki sepadan dengan pekerjaan dan gaji yang ditawarkan. Jika Anda merasa cocok, langkah selanjutnya adalah meyakinkan departemen SDM tentang pengalaman Anda, pencapaian Anda, kemampuan Anda, dan pencapaian Anda.

Hindari mengungkapkan nomor gaji sebelum diminta oleh Departemen Sumber Daya Manusia

Jika ini adalah wawancara pertama Anda, cobalah untuk jujur ​​​​dan katakan apa yang Anda ketahui. Jangan takut untuk mendiskusikan gaji dengan HR dan yang paling penting, hindari terlalu berpengetahuan.

Menjual keterampilan dan menghindari alasan pribadi

Anda harus fokus pada penjualan nilai dan keterampilan Anda. Karena ini harus menjadi dasar negosiasi Anda dengan perusahaan. Juga, hindari menggunakan alasan pribadi untuk menegosiasikan gaji Anda. Seperti biaya hidup, hutang, premi, kendaraan dan lain-lain.

Pilih gaji dengan kisaran tertinggi

Dalam proses wawancara, Anda harus siap ketika departemen SDM memilih tawaran gaji dengan kisaran terendah untuk pertama kalinya. Jadi, setelah Anda mengetahui kisaran gaji untuk pekerjaan yang Anda lamar, tidak ada salahnya memilih kisaran gaji tertinggi.

Baca Juga:  Perbedaan IQ, EQ, dan SQ

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *