Ulasan ASUS ROG Claymore II dan ROG Gladius III

  • Share

Beberapa waktu lalu ASUS meluncurkan ASUS ROG Claymore II dan ROG Gladius III. Keyboard dan mouse gaming menawarkan sejumlah fitur menarik dalam kategori harganya. Tapi, apakah keyboard dan mouse ini mampu memenuhi kebutuhan para gamer? Simak ulasan berikut ini.

Desain ASUS ROG Claymore II dan ROG Gladius III

Tidak bisa dipungkiri bahwa daya tarik utama dari keyboard ASUS ROG Claymore II adalah konsep modular yang diusungnya. Ini berarti keyboard gaming mekanis ini bisa menjadi keyboard ukuran penuh 100%. Atau, jadilah keyboard TKL 80% (tanpa tombol). Sangat berguna untuk pemain yang tidak membutuhkan pad digital. Selain itu, juga dapat menghemat ruang di atas meja. Dalam paket penjualannya, ASUS ROG Claymore II terdiri dari tiga modul. Satu keyboard, satu unit bantalan angka dan satu palm rest.

Melepaskan modul papan angka yang Anda bawa ke keyboard juga sangat mudah. Namun perlu diperhatikan bahwa pembungkus harus disimpan dengan rapi agar tidak hilang. Satu tambahan, pemain bisa memilih unit number pad yang akan dipasang di sisi kiri atau kanan keyboard.

Sedangkan pada unit keyboard terdapat slot penyimpanan USB receiver, port USB-C, dan satu port USB yang mendukung passthrough. Sayangnya, fitur USB passthrough ini hanya berfungsi jika keyboard terhubung ke komputer melalui kabel.

Secara keseluruhan, desain ASUS ROG Claymore II Elite terlihat sangat istimewa. Karet pada permukaan bawah keyboard ini juga membuatnya tidak mudah bergerak saat diletakkan di atas meja. Sementara itu, sudut kemiringan kaki juga membuat keyboard ini lebih nyaman digunakan untuk mengetik atau bermain game. Satu tanda plus, setiap tombol memiliki ketahanan hingga 100 juta kali tekanan.

Baca Juga:  Ulasan Mi 23.8” Desktop Monitor 1C – Ramping, Modern, dan Minimalis

Beralih ke ASUS ROG Gladius III, mouse gaming ini hadir dengan desain yang sangat ergonomis. Desainnya klasik dan dirancang untuk penggunaan tangan kanan. Dimensi bodi sangat cocok untuk tangan dan ringan. Tampilan mouse ini jauh lebih keren dengan elemen garis di sisi kanan dan kiri bodinya. Di sisi kiri bodi, ASUS telah menambahkan kata ROG dan Republic of Gamers, yang benar-benar mencuri perhatian saat lampu RGB aktif.

Mouse ini memiliki dua tombol makro di sisi kiri bodi. Semua tombol yang dimilikinya sangat nyaman digunakan. Termasuk tombol tengah pada roda gulir. Mouse scroll wheel ini juga hadir dengan material karet yang dapat berputar secara responsif. Di bagian bawah bodi bisa ditemukan tombol untuk pairing, tombol toggle untuk power off, dan pilihan mode Bluetooth atau WiFi.

Fitur ASUS ROG Claymore II dan ROG Gladius III

Di sektor konektivitas, ASUS ROG Claymore II Elite Keyboard mendukung koneksi nirkabel dengan dongle nirkabel 2.4GHz dan via kabel. Sementara itu, ROG Gladius III lebih fleksibel dengan tiga opsi konektivitas, dongle nirkabel 2.4GHz, Bluetooth LE, dan kabel. Sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan gaya setiap pemain.

Sebagai konsol game, ASUS ROG Claymore II dan ROG Gladius III dilengkapi dengan pencahayaan Aura RGB. Output pencahayaan dapat disinkronkan melalui fitur Aura Sync di aplikasi kotak ROG Armory. Pengaturan mouse dan keyboard ini juga dapat dilakukan melalui aplikasi.

Melalui aplikasi ini, gamer juga dapat menyesuaikan tombol makro pada keyboard ASUS ROG Claymore II sesuai kebutuhan dan melakukan pengaturan lainnya. Selain itu, ada hotkey multimedia. Sementara itu, numpad yang Anda bawa juga dilengkapi empat tombol makro dan roda gulir untuk mengatur volume.


Untuk ROG Gladius III, ASUS menawarkan Push-Fit Switch Socket II. Mekanisme ini memungkinkan pemain untuk mengaktifkan sakelar di tombol klik kiri dan kanan. ASUS menawarkan opsi Omron 5-Pin Optical Mini Switch untuk menggantikan switch 3-pin standar Anda yang sudah disertakan dalam paket penjualan. Untuk mengganti saklar, mouse harus dibongkar dengan cara melepas permukaan bawah mouse. Ini tidak terlalu mudah tetapi Anda masih bisa melakukannya sendiri. Fitur lain dari ROG Gladius III adalah tombol profil. Pemain diizinkan untuk menyimpan hingga lima profil pengaturan pada memori internal.

Baca Juga:  Review ASUS ROG Phone 3: Bukan Ponsel Gaming Biasa !

Kinerja ASUS ROG Claymore II dan ROG Gladius III


Keyboard ASUS ROG Claymore II yang kami ulas di bawah ini menggunakan switch ASUS RX Red. Saklar ini memiliki karakter yang relatif senyap dan terasa sangat ringan saat ditekan. Memang terasa sedikit meresahkan bagi mereka yang terbiasa dengan keyboard mekanis pada umumnya yang berisik dan lembut saat ditekan.

Lihat juga

Semua tombol pada keyboard ini didukung oleh mekanisme X-stabilizer. Gunakan agar lebih konsisten dan bebas goyangan saat ditekan. Secara praktis, keyboard ini nyaman digunakan untuk mengetik cepat atau bermain game. Tingkat latency juga sangat rendah. Hampir tidak ada penundaan dan efek hantu saat terhubung melalui koneksi nirkabel. Ada juga indikator di keyboard untuk sisa daya baterai.

Pindah ke ROG Gladius III, mouse gaming ini memberikan kinerja yang luar biasa. Ini berkat sensor optik yang mendukung tingkat polling 1000 Hz dalam mode nirkabel dengan kabel 2,4 GHz. Pengaturan dpi juga dapat diatur dari kisaran 100 hingga 26000.

Alhasil, untuk game bertipe FPS, ROG Gladius III sangat bisa diandalkan. Performanya terlihat sangat responsif. Sensor optik juga memungkinkan kita untuk mengambil foto yang sangat akurat. Semua tombol yang Anda pegang juga nyaman dan tidak terlalu berisik saat ditekan.

Baterai ASUS ROG Claymore II dan ROG Gladius III

Sebagai perangkat nirkabel, ASUS ROG Claymore II dan ROG Gladius III ditenagai oleh baterai yang dapat diisi ulang. Dalam pengujian kami, ASUS ROG Gladius III dapat bertahan untuk pekerjaan yang intens dan bermain game hingga sekitar dua hari dengan pencahayaan RGB yang diaktifkan.

Sedangkan untuk ASUS ROG Claymore II, baterai 4.000mAh yang dibawanya diklaim mampu bertahan hingga 144 jam untuk digunakan tanpa lampu RGB. Dari pengujian kami, tanpa menggunakan lampu RGB, menggunakan mengetik, dan bermain game setiap hari, baterainya bisa bertahan hingga sekitar 10 hari. Jika baterai habis, baterai juga dapat diisi melalui port USB dan keyboard tetap dapat digunakan.

Baca Juga:  Review The Last Guardian Playstation 4 - Jendela Kaltara

kesimpulan

Desain premium dan fitur unik benar-benar menjadi keunggulan ASUS ROG Claymore II dan ROG Gladius III. Untuk mendukung game, keduanya sangat handal dan memiliki performa yang sangat baik. Namun, harga jual keduanya tidaklah murah. Jika Anda tidak mempermasalahkan harga jualnya, keyboard dan mouse gaming bisa menjadi pertimbangan bagi para gamer yang mengutamakan akurasi, kenyamanan dan fleksibilitas saat bermain game atau produktivitas.

Fitur ASUS ROG Claymore II:
+ desain modular
+ Desain khas
+ Nyaman digunakan untuk bermain game atau mengetik
+ Tidak ada Trulum ID
+ Mudah untuk menghapus keycaps
+ Lampu latar Aura RGB
+ Mendukung koneksi kabel dan nirkabel
+ Mendukung passthrough USB
+ Daya tahan baterai yang lama

Fitur ASUS ROG Gladius II:
+ Desain ergonomis
+ sangat responsif
+ Tombol nyaman di tekan dan tidak berisik
+ Mendukung 3 opsi koneksi
+ Opsi sakelar yang dapat diganti
+ Lampu Aura RGB
+ Isi daya baterai dengan relatif cepat

Kekurangan ASUS ROG Claymore II:
– USB passthrough tidak didukung dalam koneksi nirkabel
Penutup samping tubuh dapat hilang
– Koneksi nirkabel harus menggunakan dongle. Tidak ada opsi koneksi bluetooth langsung.

Kekurangan ASUS ROG Gladius II:
– Daya tahan baterai relatif singkat
– Mengganti sakelar agak merepotkan
– Fitur sangat minim
– Harga relatif mahal

Keyboard dan mouse gaming ini dapat diintip bagi para gamer yang mengutamakan akurasi, kenyamanan dan fleksibilitas saat bermain game atau produktivitas.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *