Sri Mulyani menyoroti penurunan jumlah kabupaten yang memberlakukan APBD tepat waktu

  • Share

Trulum ID.CODan Jakarta – Menteri Keuangan (Minku) Sri Mulyani Menyoroti waktu penetapan Perda penurunan APBD pada tahun 2021.

Tahun lalu, pemerintah daerah yang memberlakukan Byrd APBD Pada waktunya, ada 440 kabupaten atau 81,2 persen, turun dari tahun 2020 sebanyak 504 kabupaten atau 93 persen.

“Dalam hal ini, tahun lalu ada hampir 60 kecamatan yang tidak sesuai jadwal,” kata Sri Mulyani dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa, 11 Januari 2022.

Dikatakannya, kinerja daerah dalam mengidentifikasi APBD secara tepat waktu akan sangat berpengaruh terhadap kinerja realisasi APBD tahun depan. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan untuk selalu menyediakan peraturan daerah tentang APBD tepat waktu sehingga APBD dapat segera diarahkan untuk pelayanan masyarakat dan pembangunan di daerah.

“Saya berharap APBD tahun ini tepat waktu, lebih tinggi dan lebih cepat. Kenapa? Kalau APBD tidak tepat waktu, Anggaran negara Sudah bergerak, ekonomi tidak bisa bergerak sesuai dengan mesin yang seharusnya bergerak bersama. “Ini kehilangan momentum,” katanya.

Di sisi lain, Menkeu memperkirakan kepatuhan pemerintah daerah untuk memenuhi belanja wajib pada tahun 2021 sudah sangat baik namun masih perlu ditingkatkan. Dari total 542 kabupaten, 466 kabupaten telah memenuhi alokasi belanja pendidikan, namun masih ada 64 kabupaten yang belum.

Selanjutnya, 517 kabupaten telah memenuhi alokasi belanja kesehatan, namun masih ada 13 kabupaten yang belum.

Sementara itu, 402 daerah memenuhi dan 128 daerah tidak memenuhi alokasi belanja wajib yang diperoleh dari Dana Transfer Umum (DTU), 530 daerah membuat kewajiban APBD sendiri dan 12 daerah tidak menyampaikan APBD.

Sri Mulyani juga mendorong percepatan dan percepatan belanja daerah sejak awal tahun anggaran karena belanja APBD cenderung menunggu hingga akhir tahun.

Baca Juga:  Profil singkat negara-negara anggota Kelompok Dua Puluh

“Tidak menyebabkan ekonomi bergerak. Kalau sudah beraktivitas di daerah, akan dibayar setelah selesai, sehingga pasti berdampak lebih baik pada peredaran uang dan perputaran ekonomi,” kata Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, belanja yang dilakukan sejak awal tahun bisa mempercepat pembangunan daerah sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

diantara

Baca juga: Saham Allo Bank Naik, Analis: Orang Lihat Kresol Tanjung

Selalu update dengan informasi terbaru. Tonton berita terbaru Dan berita terpilih dari Trulum ID.co di channel Telegram “Trulum ID.co Update”. klik https://t.me/tempodotcoupdate bergabung. Anda perlu menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

judi slot online ff advance https://fikrirasy.id/ daftar situs slot online slot online slot online