Kenaikan tarif KRL masih dalam kajian pemerintah

  • Share

Trulum ID.CODan Jakarta Pemerintah masih mengkaji kenaikan tarif KA listrik. Juru bicara Kementerian Perhubungan (Kimenhope) Adita Irawati mengatakan keputusan itu belum diambil karena masih menunggu waktu yang tepat.

Adita mengatakan tarif saat ini masih mengikuti aturan lama. “Saat ini tarif KRL masih mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor Adita mengatakan Kamis, 13 Januari 2022.”

Bicara tentang peningkatan biaya perjalanan dalam rangka meningkatkan layanan dan memberikan subsidi. Adita mengatakan, aspek sarana dan prasarana juga penting untuk ditingkatkan oleh PT Kereta Commuter Indonesia.

“Misalnya, pengurangan waktu tempuh dan waktu tunggu masuk Stasiun Manggari yang sebelumnya menjadi kendala besar,” lanjut Adita dalam siaran tertulis di Jakarta.

Selain itu, langkah-langkah perbaikan telah diintensifkan sejak lima tahun terakhir. PT Kereta Commuter Indonesia menginginkan pelayanan yang lebih baik, tidak kalah berkualitas. “Misalnya sistem tiket, pelayanan di stasiun maupun di kereta api,” kata Aditya mencontohkan.

Rencana kenaikan ini muncul karena pemerintah belum menyesuaikan harga sejak 2016. Pembuat kebijakan telah menekankan hal ini terkait dengan kenaikan biaya perjalanan.

Tarif baru yang akan ditentukan nantinya akan diperhitungkan dan sesuai dengan harapan masyarakat. “Dan sosialisasi yang tepat kepada seluruh pemangku kepentingan,” tutup Adita.

Menurut laporan dari Trulum ID.co, kenaikan tarif diberlakukan pada 1 Oktober 2016, dari Rs 2.000 dan kemudian meningkat menjadi Rs 3.000 per orang. Tarif ditentukan oleh daya beli masyarakat, kemampuan keuangan negara.

Baca Juga:  Cerita lucu bawahan Sri Mulyani tentang orang yang dimintai pertanggungjawaban pajak
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

judi slot online ff advance https://fikrirasy.id/ daftar situs slot online slot online slot online