Terjerat kasus UU ITE, Amin Drakell divonis 1 bulan 15 hari penjara

  • Share
Terjerat kasus UU ITE, Amin Drakell divonis 1 bulan 15 hari penjara
Amin Druckel, anggota DPRD Maluku Utara dengan kuasa hukumnya di PN Ternate. Foto: Samsul Hai. Laijo / menit

Pengadilan Negeri (PN) Ternate akhirnya memvonis Amin Drakel, anggota Republik Demokratik Rakyat Korea Maluku Utara, satu bulan 15 hari penjara, Kamis (13/1).

Putusan itu muncul dalam sidang yang dipimpin Ketua Mahkamah Agung Ashma Akayyat dan dua hakim lainnya, Olfa Riri dan Bodhi Setiawan. Amin dinyatakan bersalah melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE.

"Terdakwa dr. H.Muhammad Amin Drakeel, SP. OG. Nama samaran Amin MMM telah secara sah dan meyakinkan dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana.”

Ashma menambahkan, Amin dijerat pasal-pasal yang diatur dan diancam pidana dalam Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dalam satu dakwaan.

"Menghukum terdakwa dengan hukuman penjara selama satu bulan dan 15 hari, menahan terdakwa, dan membebankan biaya pengadilan sebesar Rs 5.000.”

Menanggapi putusan hakim, Amin Drakele melalui kuasa hukumnya, Fadli S. Tuanani dari majelis hakim melakukan refleksi atas putusan tersebut.

"Yang Mulia kami pikir," kata Fadli.

Sekadar referensi, dalam persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Amin dengan pidana penjara 3 bulan dengan dakwaan tunggal melanggar Pasal 45 junto Pasal 27 UU ITE dengan ancaman hukuman 4 tahun.

Amin awalnya dilaporkan oleh Fiacon ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara pada 9 April 2020 dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Baca Juga:  Syuriah PWNU Presiden Jateng Meninggal Saat Akan Mudik NU
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

judi slot online ff advance https://fikrirasy.id/ daftar situs slot online slot online slot online