KPK Ungkap Proyek Pembangunan Jalan yang menjebak Bupati Benajam Pasir Utara sebagai Terdakwa Korupsi

  • Share

Trulum ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Binagam Pasir (PPU) Utara, Abdul Ghafoor Masoud sebagai tersangka kasus suap barang, jasa, dan perizinan di Kabupaten PPU dari tahun 2021 hingga 2022.

Selain Abdul, lima orang lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah M.D. (Michigan) saya sebagai Pj Sekda Benajim Pacer Utara; Eddie Hasmoro sebagai Kepala Biro PUTR Kabupaten PPU; Jusman (JM) selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten PPU; Dan Nour Afifa Belkis (NAB) dari swasta atau bendahara umum DPC dari Partai Demokrat berada di belakang direksi.

Sedangkan tersangka memberikan suap kepada pihak swasta bernama Ahmed Zuhdi, panggilan akrab Yudi.

Wakil Presiden KPK Alexander Maruata menjelaskan, pembangunan kasus tersebut menyebabkan Bupati menjadi tersangka budak. Awalnya, pada tahun 2021, PPU Kabupaten, Kalimantan Timur mengidentifikasi beberapa proyek pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Penajam Paser Utara dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara dengan nilai kontrak sekitar Rp 112 miliar.

Baca juga:
Pelarian terpidana kasus korupsi sarana air minum berakhir di Sumut

Alex mengatakan proyek tersebut adalah pengerjaan proyek tahun jamak untuk meningkatkan suburnya Jalan Sotik-Phuket dengan nilai kontrak Rp 58 miliar dan pembangunan gedung perpustakaan dengan nilai kontrak Rp 9,9 miliar.

Untuk membuat proyek jalan tersebut, Bupati Abd Mouladi memerintahkan; Eddie Hasmuro dan Gusman menggalang dana dari rekanan yang mengerjakan beberapa proyek jalan.

“Wakil diduga memerintahkan pengambilan sejumlah uang dari rekanan yang mengerjakan beberapa proyek fisik di Kabupaten Pennagam Pasir Utara,” kata Alex.

Selain itu, kata Alex, pihaknya menduga Wali Abdullah menerima sejumlah uang untuk menerbitkan beberapa izin. Dimana izin HGU (Hak Guna Usaha) lahan kelapa sawit di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Pabrik Pemutih di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara.

Baca Juga:  Kejar target akhir tahun, Pinda Sulsel gelar vaksinasi dosis pertama

Menurut Alex, tersangkanya adalah Moladi. Eddy Hasmoro dan Gussman sebagai orang kepercayaan Bupati Abd untuk menerima dan mengelola sejumlah uang yang diperoleh dari sejumlah proyek.

Baca juga:
Resmi! KPK menetapkan Bupati Penajam Paser Utara dan Kronologi sebagai tersangka kasus korupsi

“Digunakan untuk kebutuhan tersangka RUPS (wali Abdul Ghafoor Masoud),” kata Alex.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

judi slot online ff advance https://fikrirasy.id/ daftar situs slot online slot online slot online