Guru MTs di Ciamis menjadi tersangka kasus maut penyeberangan sungai yang menewaskan 11 siswa

  • Share
Guru MTs di Ciamis menjadi tersangka kasus maut penyeberangan sungai yang menewaskan 11 siswa
Polisi mengatakan seorang guru di Siam diduga menyeberangi sungai yang menewaskan 11 siswa. Foto: Dok. Spesial

Polisi telah menetapkan seorang guru di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Harapan Baru Ciamis berinisial R (41), sebagai tersangka. R ditetapkan sebagai tersangka kasus Death River yang menewaskan 11 siswa Mts Harapan Baru pada Oktober 2021.

Kapolsek Siam, AKBP Wahyu Broto, mengatakan R adalah salah satu guru yang bertanggung jawab atas kegiatan penyeberangan sungai tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, ada 150 siswa Mts Harapan Baru dari berbagai kelas yang mengikuti kegiatan Pramuka.

Salah satu kegiatannya adalah penyeberangan Sungai Cileueur. Dari 150 siswa tersebut, 11 diantaranya tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai.

Wahyu mengatakan R ini sudah memiliki kompetensi inti dalam kegiatan mitigasi bencana. R juga sebelumnya melakukan survei terhadap Sungai Cileueur sebelum mengizinkan siswa menyeberangi sungai tersebut.

"Tersangka sudah mengetahui lokasi yang akan dilalui mahasiswa. Awalnya, tersangka melakukan survei lokasi bersama timnya ke Sungai Cileueur sebelum aktivitas terjadi." kata Wahyu, Senin (22/11).

Namun karena keadaan dan keadaan sungai bersifat dinamis dan sering berubah, maka R diduga tidak memperhitungkan adanya pusaran air di sungai. Akibatnya, 11 siswa tenggelam dan hanyut terbawa arus.

Lebih lanjut, Wahoo mengatakan, dalam peristiwa itu, polisi memeriksa 16 saksi.

"Kami bertindak dengan hati-hati sebelum menetapkan tersangka sehingga insiden ini dalam penyelidikan untuk waktu yang lama, " Dia berkata.

Wahyu menjelaskan, untuk menjelaskan perbuatannya, R dijerat dengan Pasal 359 KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan kematian. Diancam dengan 5 tahun penjara.

Baca Juga:  Ziarah ke Makam Sunan Gresik, Anies Baswedan: Ini Murni Ziarah
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *